GUGATAN SEDERHANA

GUGATAN SEDERHANA


Gugatan sederhana merupakan gugatan perdata dengan nilai gugatan materiil paling banyakRp500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) yang diselesaikan dengan tata cara dan pembuktianyang sederhana (Peraturan Mahkamah Agung RI Nomor 4 Tahun 2019).

 

KRITERIA GUGATAN SEDERHANA

  • Penggugat dan Tergugat merupakan orang perseorangan atau badan hukum. Penggugatmaupun Tergugat tidak boleh lebih dari satu kecuali apabila memiliki kepentinganhukum yang sama;
  • Penggugat dan Tergugat berada dalam daerah hukum yang sama, apabila tempat tinggalPenggugat dan Tergugat berbeda, maka Penggugat dapat mengajukan gugatan diPengadilan Agama yang mewilayahi tempat tinggal Tergugat dengan memberikankuasa kepada advokat yang berkontor di wilayah hukum yang sama dengan tempattinggal Tergugat;
  • Jenis perkara berupa ingkar janji ataupun perbuatan melawan hukum, kecuali untukperkara yang telah dikecualikan, seperti sengketa atas tanah dan/atau perkara yangmasuk yurisdiksi pengadilan khusus;
  • Nilai gugatan materiil paling banyak Rp500.000.000,- (lima ratus juta rupiah).

 

PERKARA YANG DIKECUALIKAN DARI GUGATAN SEDERHANA DIANTARANYA:

  • Perkara yang penyelesaian sengketanya dilakukan melalui pengadilan khusussebagaimana diatur di dalam peraturan perundang-undangan, seperti persaingan usahasengketa konsumen dan penyelesaian perselisihan hubungan industrial;
  • Perkara yang berkaitan dengan sengketa hak atas tanah.

 

BIAYA PERKARA

Besaran panjar biaya perkara ditetapkan oleh Ketua Pengadilan Agama setempat. Panjar biayatersebut dibayar oleh Penggugat, sedangkan biaya perkara dibebankan kepada pihak yangkalah sesuai dengan amar putusan.


MEKANISME PENDAFTARAN GUGATAN SEDERHANA

Penggugat mendaftarkan gugatannya di kepaniteraan pengadilan. Gugatan dapat ditulisoleh Penggugat atau dengan mengisi blanko gugatan yang telah disediakan di Kepaniteraan.Blanko gugatan berisi keterangan mengenai:

  • Identitas penggugat dan tergugat;
  • Penjelasan ringkas duduk perkara; dan
  • Tuntutan penggugat;
  • Pada saat mendaftarkan gugatan, penggugat wajib melampirkan bukti surat yang sudahdilegalisasi.

 

TAHAPAN PENYELESAIAN GUGATAN SEDERHANA

  • Tahapan penyelesaian gugatan sederhana meliputi:
  • Pendaftaran;
  • Pemeriksaan kelengkapan gugatan sederhana;
  • Penetapan hakim dan penunjukan panitera pengganti;
  • Pemeriksaan pendahuluan;
  • Penetapan hari sidang dan pemanggilan para pihak;
  • Pemeriksaan sidang dan perdamaian;
  • Pembuktian; dan
  • Putusan.

LAMA PENYELESAIAN GUGATAN SEDERHANA

Gugatan sederhana diselesaikan paling lama 25 (dua puluh lima) hari sejak hari sidang pertama.

PERAN HAKIM DALAM GUGATAN SEDERHANA

Peran hakim dalam penyelesaian perkara gugatan sederhana meliputi:

  • Memberikan penjelasan mengenai acara gugatan sederhana secara berimbang kepadapara pihak;
  • Mengupayakan penyelesaian perkara secara damai termasuk menyarankan kepada parapihak untuk melakukan perdamaian di luar persidangan;
  • Menuntun para pihak dalam pembuktian; dan
  • Menjelaskan upaya hukum yang dapat ditempuh para pihak.

 

PERDAMAIAN DALAM GUGATAN SEDERHANA

Dalam gugatan sederhana, hakim akan mengupayakan perdamaian dengan memperhatikanbatas waktu pemeriksaan perkara yang telah ditetapkan (25 hari). Upaya perdamaian yangdimaksud mengecualikan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Mahkamah Agung mengenaiprosedur mediasi. Jika tercapai perdamaian, hakim akan membuat putusan akta perdamaianyang mengikat para pihak. Terhadap putusan akta tersebut tidak dapat diajukan upaya hukum.

 

UPAYA HUKUM KEBERATAN

Upaya hukum terhadap putusan gugatan sederhana dapat dilakukan dengan mengajukankeberatan. Keberatan diajukan kepada Ketua Pengadilan Agama dengan menandatangani aktapernyataan keberatan kepada Panitera disertai alasan-alasannya.

Permohonan keberatan diajukan paling lambat 7 (tujuh) hari setelah putusan diucapkan atausetelah pemberitahuan putusan. Permohonan keberatan diajukan kepada Ketua Pengadilandengan mengisi blanko permohonan keberatan yang disediakan di kepaniteraan.

Keberatan adalah upaya hukum terakhir sehingga putusan hakim di tingkat keberatan bersifatfinal. Artinya tidak dapat diajukan upaya hukum apapun termasuk banding, kasasi, danpeninjauan kembali.

 

LAMA PENYELESAIAN KEBERATAN

Putusan terhadap permohonan keberatan diucapkan paling lambat 7 (tujuh) hari setelah tanggalpenetapan majelis hakim. Dalam memutus permohonan keberatan, Majelis Hakimmendasarkan kepada:

  • Putusan dan berkas gugatan sederhana;
  • Permohonan keberatan dan memori keberatan; dan
  • Kontra memori keberatan.
  • Peran Kuasa Hukum

Pada prinsipnya, para pihak dapat memberikan kuasa dan mendapatkan bantuan hukum darikuasa hukum. Namun demikian, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan sebagai berikut:

  • Kuasa hukum berdomisili pada daerah hukum pengadilan yang mengadili perkara.
  • Pendampingan oleh kuasa hukum tidak menghilangkan kewajiban para pihak untukhadir di persidangan.