• Jumat, 16/11/2018

KETUA MAHKAMAH AGUNG RESMIKAN 85 PENGADILAN BARU


Dalam  rangka mendekatkan  pelayanan  Pengadilan kepada  masyarakat  pencari keadilan (access to justice),  Ketua Mahkamah Agung republik indonesia Prof.  Dr.  H. M.  Hatta Ali,.  S.H.,  M.H  meresmikan operasionalisasi  85 (delapan  puluh lima) Pengadilan baru di  seluruh indonesia,  pada hari  senin  tanggal  22  oktober  2018 di   Melounguane,   Kabupaten   Kepulauan   Talaud,   Provinsi  Sulawesi  Utara.   85 (delapan  puluh lima)  Pengadilan baru tersebut terdiri  dari  3  (tiga)  Badan Peradilan yaitu 30 (tiga puluh) Pengadilan Negeri, 50 (lima puluh) Pengadilan  Agama dan 3 (tiga)   Mahkamah   syariyah   serta  2    (dua)   Pengadilan  Tata   Usaha   Negara. Pengadilan Negeri dan  Pengadilan Agama yang baru dibetuk tersebar di  seluruh pelosok Indonesia  dan berada di  ibukota kabupaten  dan kotamadya,  sementara Pengadilan Tata Usaha  Negara berada di ibukota Propinsi.

  

Dengan dibentuknya    Pengadilan   baru,    maka   daerah-daerah   yang   awalnya   secara geografis  berada sangat jauh  dari  kantor  Pengadilan karena  berada di  wilayah ibukota  kabupaten  yang dimekarkan  sehingga menyulitkan masyarakat  pencari keadilan,  saat ini sudah  tidak lagi menjadi kendala utama. Selain itu, masyarakat tidak lagi mengeluarkan biaya yang besar untuk menuju ke  Pengadilan dan waktu tempuh juga relatif singkat.

 

Seluruh  Pengadilan Agama  dan Mahkamah  Syariyah  yang baru  dibentuk akan beroperasi  dengan  segala  keterbatasan   baik  anggaran,  sarana  dan  prasarana serta  sumber daya  manusia  (SDM).  Untuk  itu,  operasionalisasinya  melibatkan pemerintah daerah  setempat untuk  penyediaan lahan  untuk kantor,  sementara untuk   pembangunan  fisik   dilaksanakan   oleh   Mahkamah   Agung   RI   secara bertahap.  Sebagian  besar  Pengadilan Agama/MS  baru  belum  memiliki tanah, gedung dan  sarana  prasarana  milik  sendiri. Meskipun  demikian keterbatasan  tersebut  tidak  menghalangi   Pengadilan  Agama   dan  Mahkamah syariyah dalam memberikan  layanan kepada masyarakat.

 

Sementara    itu,     mengatasi    kekurangan    SDM,      Mahkamah     Agung     telah menempatkan   beberapa  orang  hakim   termasuk   Ketua   di   setiap   Pengadilan Agama/MS  yang baru, dan untuk mengisi kebutuhan  pegawai, Mahkamah  Agung telah menempatkan beberapa pegawai yang dipromosikan pada beberapa Pengadilan  Agama/MS   di   sekitar  wilayah Pengadilan  baru  tersebut,   sehingga operasional Pengadilan tetap berjalan  sebagaimana mestinya.

 

Berdasarkan  pasal  28d   ayat  (1)  UUD   1945  menyebutkan  bahwa  setiap orang  berhak   atas   pengakuan,   jaminan,  perlindungan,   dan  kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama dihadapan  hukum.  Ketentuan tersebut memberikan konsekuensi bahwa negara wajib untuk rnenyediakan sarana  dan fasilitas bagi  warga negara untuk  dapat  memperoleh layanan hukum dan keadilan. Dalarn rangka menjalankan  amanat konstitusi untuk menjangkau   akses  keadilan  bagi  masyarakat  dan  pencari   keadilan  di daerah-daerah   yang  jauh   dari  lokasi  Pengadilan,  maka  dibentuk   85 Pengadilan   baru    agar   lebih   memudahkan   bagi   masyarakat    untuk mendapatkan layanahn hukum  dan keadilan.

 

Ketua     Mahkamah    Agung    berharap    dengan   berdirinya    Pengadilan-Pengadilan baru  tersebut  dapat  memberikan kemudahan  akses  keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, agar dapat mewujudkan prinsip penyelenggaraan peradilan yang sederhana,  cepat dan biaya ringan.

Share KETUA MAHKAMAH AGUNG RESMIKAN 85 PENGADILAN BARU via
Flag Counter
©2017 - 2019 pta-jayapura.go.id, All Rights Reserved
w3c html 5 w3c wai AAA