• Senin, 23/10/2017

Hari Jadi Mahkamah Agung Ke 69


Hari Jadi Mahkamah Agung Ke 69

Hari ini (19/8). Merupakan hari bersejarah bagi Mahkamah Agung RI dan warga peradilan di bawahnya. Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jayapura, Drs. H. Marsaid. S.H.,MH. Memimpin Upacara dalam rangka memperingati Hari Jadi Mahkamah Agung Republik Indonesia ke-69.

 

Bertempat di halaman Kantor Pengadilan Tinggi Agama Jayapura, tepat pukul 08.00 WIT, dengan diikuti oleh para Pimpinan di Empat Lingkungan Peradilan (Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Pengadilan Tata Usaha Negara, dan Pengadilan Militer ), Hakim Tinggi, para Pejabat dan seluruh pegawai pada Empat lingkungan Peradilan, serta pengurus anggota Dharmayukti Karini.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jayapura, Drs.H. Marsaid. S.H.,MH. Membacakan pidato tertulis Dengan Thema, “ DENGAN SEMANGAT PEMBARUAN KITA CIPTAKAN PERADILAN BERBASIS PELAYANAN” ( AMANAT KETUA MA PADA HARI JADI MAHKAMAH AGUNG KE-69 )

Inti dari Pidato Ketua MA adalah dengan beberapa capaian fundamental dalam kurun waktu 1-2 tahun terakhir, antara lain : Kesatu : Kinerja manajemen perkara yang signifikan, Kedua : Keberhasilan implementasi moderenisasi Sistim Teknologi Informasi Perkara pada seluruh pengadilan tingkat pertama pada empat lingkungan peradilan dan sebagian pada tingkat banding, Ketiga : Status Wajar Tanpa Pengecualian terhadap Laporan keuangan Mahkamah Agung RI yang berhasil dicapai untuk yang kedua kalinya, Keempat : Penghargaan Peringkat Pertama dari KPK pada Survey Integritas Sektor Publik 2013 pada sektor instansi nasional vertikal, Kelima : Penyerapan Angaran tingkat Nasional Mahkamah Agung masuk dalam 4 besar. Semuanya merupakan modal yang sangat penting untuk melangkah ke periode lima tahun kedua implementasi cetak biru pembaruan peradilan yang akan di mulai akhir tahun depan.

 

Sepanjang tahun 2014 Pimpinan Mahkamah Agung telah mengambil berbagai kebijakan strategis untuk makin memudahkan akses kepada pencari keadilan dengan mendorong tercapainya keadilan bagi semua dan melindungi kelompok miskin marginal, misalnya melalui PERMA Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pedoman Pemberian Layanan Hukum bagi Masyarakat Tidak Mampu di Pengadilan.

 

Semangat ini perlu dipahami dan di laksanakan oleh segenap warga peradilan. Sebatas kewenangan, tugas dan fungsi, setiap warga peradilan haruslah melakukan segenap daya upaya yang dimiliki untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan publik terhadap akses terhadap keadilan dengan memperhatikan karakteristik regional seperti geografis, ekonomi, budaya dan etnis yang berbeda-beda.

 

Semuanya bukan hal muda, karena memerlukan komitmen dan kontribusi nyata segenap warga peradilan. Saya minta semua warga peradilan memastikan betul aspek kepentingan publik ini dalam menjalankan tugasnya, supaya kita bisa betul-betul mewujudkan badan peradilan agung yang kita cita-citakan.

Mengakhiri amanat ini, saya berharap dan berpesan, pada saudara-saudara untuk terus berbakti dan mengabdi yang terbaik pada bangsa dan negara. Tingkatkanlah kualitas moral, mental, perilaku, serta pengetahuan dan keterampilan Saudara sebagai aparat peradilan yang profesional.

Share Hari Jadi Mahkamah Agung Ke 69 via
©2017 - 2018 pta-jayapura.go.id, All Rights Reserved